Home » » Budidaya ikan lele di kolam terpal Gimana ya?? pikir 24 jam

Budidaya ikan lele di kolam terpal Gimana ya?? pikir 24 jam

Written By Agung Budi on Sunday, January 6, 2013 | 12:02 AM

Budidaya ikan lele di kolam terpal adalah salah satu teknik budidaya lele yang sedang naik daun. Dari pengalaman kakak pertama saya dalam budidaya ikan lele kini saya akan coba menceritakan kelebihan dan kekurangan budidaya ikan lele di kolam terpal.

Budidaya ikan lele

Saya disini membuat artikel budidaya ikan lele di kolam terpal bukan untuk tutorialnya tapi lebih membahas tentang budidayanya di tempat terpal. Akhir - akhir ini memang banyak yang ingin mencoba untuk peternakan budidaya lele salah satunya dengan media terpal. Tapi dari sekian banyak kemudahannya ada beberapa sisi buruk budidaya di media terpal.

Dari judulnya saja sudah terlalu heboh, tapi itu hanya sebatas pengalaman dan pendapat saya dan semua keputusan Budidaya ikan lele di kolam terpal kembali ketangan anda. Beberapa kelemahan dan kelebihan budidaya ikan lele di kolam terpal berikut  ini saya tunjukkan secara obyektif di bandingkan dengan budidaya ikan lele di kolam tanah.

Kelebihan budidaya ikan lele di kolam terpal dari pada di tanah.

  1. Lebih simple hemat tempat.
  2. Tidak perlu menggali kolam.
  3. Ketersediaan air awet/tidak cepat habis.
  4. Pengeontrolan ikan lele lebih terpantau.
  5. Pemanenan ikan lele lebih cepat dan mudah.
  6. cocok untuk pembibitan ikan lele.

Kekurangan budidaya ikan lele di kolam terpal dari pada di tanah.

  1. Pertumbuhan ikan lambat banyak yang kerdil (hal ini justru merugikan anda).
  2. Boros air, karena air dalam kolam meski awet jumlahnya tapi cepet keruh. Hal ini akan kurang baik bagi kesehatan ikan jika tidak segera diganti.
  3. Tingak ke kanibalan ikan lebih tinggi sehingga ikan yg masih kecil atau pertumbuhannya lambat akan terus dimakan oleh yang besar.
  4. Anda harus meluangkan waktu untuk mengurasnya.
  5. Ikan lele akan sering naik ke permukaan seperti ikan mati, jika kebersihan air tak terawat.
  6. Aroma kolam lebih terasa dibandingkan di tanah. Dan hal ini mungkin juga mempengaruhi cita rasa ikan lele terssebut.
 Nah dari sekian kelebihan dan kekurangan budidaya ikan lele di kolam terpal diatas semua kembali ke anda. Saya pernah ikut memelihara ikan lele kakak saya di kolam dan di terpal. Laba budidaya ikan lele di kolam terpal maupun di tanah yang telah dirasakan tidak seberapa kalau tidak percaya silahkan coba sendiri saya hanya menulis apa yang pernah saya alami.

Update :
buwat temen2 yang mungkin tahu teknik yang tepat dimohon dengan sangat bisa berkomentar agar yang lain dapat belajar bersama dan akhirnya sukses bersama kita amieen.
Anda sedang membaca Artikel Budidaya ikan lele di kolam terpal Gimana ya?? pikir 24 jam dan anda bisa menemukan Artikel Budidaya ikan lele di kolam terpal Gimana ya?? pikir 24 jam ini dengan URL http://www.membuat.info/2013/01/budidaya-ikan-lele-di-kolam-terpal.html, Terimakasih Telah membaca Artikel Budidaya ikan lele di kolam terpal Gimana ya?? pikir 24 jam Anda boleh menyebar Luaskan atau Mengcopass nya jika Artikel Budidaya ikan lele di kolam terpal Gimana ya?? pikir 24 jam ini sangat bermanfaat bagi anda, Namun jangan lupa untuk meletakkan Link Budidaya ikan lele di kolam terpal Gimana ya?? pikir 24 jam sebagai Sumbernya. Baca juga MemBuaT.Info
Share this article :

60 komentar:

  1. betullll labanya nipis bgt nggag sebnding dengan tenaganya

    ReplyDelete
  2. betul sob tp mungkin yg belum coba budidaya ini masih pada penasaran,, biarin dah sono dicoba coba biar puas trus kapok,,hahahaha

    ReplyDelete
  3. Betul mas, sy juga sudah coba pakai KOLAM TERPAL 3 x 5 x 1 meter, utk pembesaran ikan lele. Kurang baik hasilnya. Secara teori memang "keliatan" menguntungkan. Memang benar seperti yg Anda tuliskan di atas.
    Akhirnya saya meneruskan dengan kolam tembok saja. Mahal, tapi lebih paten hasilnya. Di halaman rumah saya, sekarang ada 4 kolam, ukuran 2 x 5 x 1 meter. diisi max 2.000 bibit per kolam. CUKUP.
    Tips dari saya :
    Perhatikan KONDISI AIR, bila mulai kotor (bau), ganti dgn yg baru, max 90%. Air sy isi sampai 70 cm saja.
    dan PAKAN TIDAK BOLEH KURANG atau LEBIH, max 3% dari berat badan lele (per ekor X jumlahnya).
    Untuk air baru, sy beri garam grosok, 100 gr /m3 air total. dicampur air 1 ember, ditebar merata ke kolam.
    Sy tidak pakai bahan (zat) kimia tambahan apapun selain garam grosok tsb.
    Sekali panen 150 - 200 kg selama 8 - 10 minggu.
    Modal sy bikin kolam waktu itu 67 juta, 4 kolam tembok, masing2 2x5x1meter.
    Sejelek2nya hasil usaha ini, 1 juta per bulan (TERATUR) dari 4 kolam. max 2 juta.
    Lumayan, untuk iseng2 di rumah. Sy kerjakan sendirian di rumah. Tanpa membayar tenaga tambahan. Panen sudah ada yg ngambil ke rumah.

    Perbandingannya, (daripada) 25 juta sy depositokan di bank, perbulan cuma dapat 80 ribu... :-D

    Semoga bermanfaat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah makasih sekali sarannya mas, tapi saya belum pernah tahu kalau lele sebagai ikan air tawar dikasih garam. So saya ga berani rekomendasi ke teman2...hehe

      thanks udah mampir

      Delete
    2. ms rio boleh liat foto kolam ikannya ? fb nya apa

      Delete
    3. nggak ada bedanya no kolam semen dengan kolam terpal?... liatnya dari segi mana dulu kalo memutuskan kolam terpal ato kolam tanah maupun kolam gali, fer fer aja lagi.... ketiga2nya :-)

      Delete
    4. saya sependapat Gan sama "Agung budi"... apa buktinya garam krosok itu ga mempengaruhi air yg ada... Bisa kasih saya penjelasan lebih rinci.

      Delete
    5. saya sependapat dgn "Agung Budi" tolong penjelasan lebih rinci klo garam krosok itu...

      Delete
  4. tenang,,,, Sobb,,,, semua ada sisi baik buruknya,,, ada juga tekniknya. lele kolam terpal merupakan solusi untuk budidaya lele lahan sempeit dan keterbatasan air. tentunya ada teknik dan metode tertentu yang harus dilakukan, berbesa dengan budidaya lele kolam semen atau kolam tanah. mulai dari persiapan air, pemupukan, pengapuran, penggaraman, pemilihan benih, pakan, penggunaan probiotik dan vitamin. jika semua itu dilakukan dengan benar, hasilnya justru lebih baik daripada budidaya lele kolam semen atau kolam tanah.

    ReplyDelete
  5. Suatu kerugian dan kegagalan yang terjadi itu pasti ada penyebabnya.
    Dalam budidaya lele baik itu kolam permanen, tanah maupun terpal ada perlakuan-perlakuan yang harus dilakukan sebelum kolam digunakan sebagai budidaya lele. Diartikel yang anda tulis tidak dijelaskan bagaimana anda melakukan budidaya lele di kolam terpal.

    Kegagalan anda dalam budidaya lele di kolam terpal bisa jadi disebabkan karena teknik budidaya yang anda lakukan (mulai dari persiapan kolam, teknik pemeliharaan, hingga penangan saat panen) tidak tepat. Karena pada kenyataannya sudah banyak orang yang sukses dari budidaya kolam terpal, baik itu dari sektor pembenihan maupun pembesaran.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau saya pembenihan dapat dari beli mas,,thanks sudah menambahkan ulasan yang tepat.!!

      mungkin masih banyak yang saya tahu,,mungkin dari teman2 banyak yang bisa menambahkan komentar agar yang lainnya dapat belajar bersama. . .

      Delete
  6. Apa yang disampaikan dan apa yang ada dalam tanggapan, ada yang betul tapi banyak yang kurang pas. kolam terpal memang alternatif yang paling baik dari semua teknik perkolaman yang sudah ada. kolam terpal akan lebih jika misalnya tanah sangat porus sehingga tidak memungkinkan untuk dibuat kolam biasa, dan akan lebih mahal bila dibuat kolam permanen (mungkin bisa dibandingkan analisis usahanya). mengenai masalah kualitas air dan pertumbuhan lele apa ada pengaruhnya dari jenis kolam ? jawabnya ada tapi tidak secara langung. kualitas air sangat dipengaruhi oleh cara pengelolaan, jumlah dan kualitas pergantian air dan jumlah dan jenis ikan yang dipelihara, jadi saling terkait. pertumbuhan lele sangat dipengaruhi oleh kualitas benih, jumlah dan manajemen pakannya, serta kualitas air. jadi jenis kolam akan berpengaruh terhadap kualitas lingkungannya baru berpengaruh terhadap pertumbuhan sekaligus pada sintasan. lele yang pertumbuhannya bagus dan sintasannya tinggi itulah yang kita cari untuk memperoleh produksi yang tinggi. produksi yang tinggi harapannya penerimaan juga tinggi sehingga keuntungan akan tinggi. tapi belum tentu benar karena di ekternal ada faktor harga yang tidak bisa petani kendalikan ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. terimakasih tambahannya mbak semoga bisa menjadi pembelajaran bagi yang lain termasuk saya.

      Delete
  7. Repisi:
    Paktor ikan yg tumbuh kerdil dikarenakan indukan ikan yg kurang baik,pakan ikan yg tidak brkualitas protein harus di atas 33% sehingga pertimbuhan ikan cepat besar,air cepat keru itu bukan masalah buat ikan lele karna ikan lelel bisa hidup di segala habitat.di dlam sepiteng aja bisa hidup.gunakan probiotik agar air tetp terjaga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah tepat sekali komen anda mas mungkin bisa direkomendasi ke yg lain untuk koment mas yang satu ini.
      tp untuk air keruh di kolam terpal dan di kolam tanah itu beda lho mas efeknya..kalau keruh di tanah tidak pernah ada masalah..kalau keruh di terpal hmm beda lagi...

      Delete
  8. Repisi:
    Paktor ikan yg tumbuh kerdil dikarenakan indukan ikan yg kurang baik,pakan ikan yg tidak brkualitas protein harus di atas 33% sehingga pertimbuhan ikan cepat besar,air cepat keru itu bukan masalah buat ikan lele karna ikan lelel bisa hidup di segala habitat.di dlam sepiteng aja bisa hidup.gunakan probiotik agar air tetp terjaga.

    ReplyDelete
  9. Ikut belajar aja gan. Lagi cari pengetahuan tentang ternak lele di terpal agar bisa menguntungkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ow iya mas semoga sukses ya buat anda.

      Delete
  10. Kekurangan budidaya ikan lele di kolam terpal dari pada di tanah.

    1. Pertumbuhan ikan lambat banyak yang kerdil (hal ini justru merugikan anda). -> Rada lucu juga, kalau pertumbuhan kan pengaruh in (induk) sama out (pakan, kula dll) yang mempengaruhi, bukan media kolamnya, kecuali terpalnya jelek CMIW
    2. Boros air, karena air dalam kolam meski awet jumlahnya tapi cepet keruh. Hal ini akan kurang baik bagi kesehatan ikan jika tidak segera diganti. -> Air keruh untuk lele g pa2 kok (kayake), yg penting jngn sampe bau busuk aja, jika bau busuk tanda kula udah jelek
    3. Tingat ke kanibalan ikan lebih tinggi sehingga ikan yg masih kecil atau pertumbuhannya lambat akan terus dimakan oleh yang besar. -> tergantung pakannya, asal pakan mencukupi tak kira g ada masalah
    4. Anda harus meluangkan waktu untuk mengurasnya. -> baru tau kalau melihara lele harus dikuras airnya (kecuali pas panen)
    5. Ikan lele akan sering naik ke permukaan seperti ikan mati, jika kebersihan air tak terawat. -> IKan tidak sehat (kula jelek, penyakit, benih jelek, pakan mutune jelek dll) CMIW
    6. Aroma kolam lebih terasa dibandingkan di tanah. Dan hal ini mungkin juga mempengaruhi cita rasa ikan lele terssebut. -> pengelolaan air dan pakan kalau ini CMIW

    KOment ku sih kayak gini

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmmm terimakasih tambahannya mas..tp artikel ddiatas memang sesuai pengalaman bukan untuk anjuran(TESTIMONI).
      1. saya mengatakan kerdil memang saya prnah melakukan di 2 media sekaligus tanah dan terpal otomatis bisa membandingkan..
      2. anda menyebut airnya kalau busuk harus diganti, busuk dan keruh itu bukannya sama untuk golongan air. biasanya memang bau gimana gitu apalagi kalau hujan cepet sekali baunya dan kalau tak diganti air ya ikan pada ngambang.
      3. yg saya maksud juga seperti itu, pakan harus mencukupi tp bagaimana jika kita telat?? besar mana kanibalnya di terpal dan di tanah? kita manusia tempat lupa dan salah.
      4. hmmm anda baru tahu ya berarti anda belum pernah.!! ini terusan nomor 2 kalau khusus di terpal kalau sudah bau tak di kuras ikan pada ngambang kalau sudah gitu tinggal menunggu ajal. beda sama di tanah tidak pernah dikuras kecuali pas panen. contoh lain aquarium ikan bagaimana yg terjadi ikannya jika tak dikuras.
      5. saya mengatakan "Ikan lele akan sering naik ke permukaan seperti ikan mati, jika kebersihan air tak terawat" kaarena because setelah air kembali bersih ikan kembali sehat dan tidak mengambang.!!
      6. memang demikian mas baunya lebih dibandingkan di tanah sehingga saya menambahkan kata "mungkin" mempengaruhi cita rasa.

      dari sedikit komen anda diatas saya bisa sedikit berasumsi bahwa anda belum pernah budidaya lele di kolam terpal. manusia tempat salah dan lupa maka tolong ditambahkan jika ada yg kurang dan salah.
      Terimakasih

      Delete

    2. 1. Bagus sekali jika saudara telah melakukan di 2 media yang berbeda, pertanyaan saya apakah anda yakin penyebab kerdil itu karena kolamnya? Sudah dicek apakah kualitas pakan, metode pemberian pakan, jenis pakan, kualitas bibit, bahan terpal yang digunakan , padat tebar, metode pemeliharaan, dll telah sesuai? Karena banyak sekali yang mempengaruhi pertumbuhan ikan jadi jangan langsung menyimpulkan bahwa penyebabnya adalah media terpal.

      2.Perlu diketahui kekeruhan kolam itu ada berbagai macam penyebab dan akibatnya. Kekeruhan bisa dikarenakan bahan organik dan bahan anorganik. Kalau dijelaskan baisa nyampe mana-mana, intinya jika kekeruhan itu diakibatkan oleh bahan organik yang tinggi, maka air selain berwarna keruh juga akan berbau busuk, bau busuk ya bukan bau karena pakan ikan. Nah keadaan air semacam ini lah yang menganggu pertumbuhan bahkan dapat menyebabkan kematian pada ikan. Sekeruh apapun air nya selagi tidak berbau busuk tidak akan berpengaruh signifikan terhadap ikan lele, kenapa lele, karena lele dan beberapa jenis ikan seperti gurami, gabus memiliki alat pernafasan tambahan sehingga lebih mampu bertahan hidup dikeadaan kualitas air yang kurang bagus. Tahu kah anda, semakin merah warna air budidaya lele anda maka itu berarti semakin bagus kualitas airny??? Dan kekeruhan itu tidak disebabkan oleh terpal :)

      3. Ya kalau anda ingin berhasil dalam usaha budidaya syaratnya ya nggak boleh do sampai telat memberi makan, tidak cuma ikan, hampir semua hewan budidaya yang pakan hanya berasal dari pemberian makan majikannya pasti akan terganggu pertumbuhannya, dan jika punya sifat kanibal akan meningkatkan agretivitasnya. Jadi selama anda berniat agar berhasil dalam usaha budidaya, usahakan pakan diberikan secara teratur, terutama saat usia masih benih :)

      4. Tahukan anda beda antara konsep kuras dengan pergantian air?? Kuras = mengganti 100% media yang digunakan. Pergantian air = mengganti sebagian air tapi tidak sampai 100%. Dan kenapa saya bilang untuk ikan lele lucu kalau dikuras? Karena lele itu dapat hidup hampir disemua perairan tawar asal tidak mengandung bahan beracun, kasih aja septitank anda ikan lele, dai akan hidup kok :) dan dalam konsep budidaya ikan, pergantian air dilakukan untuk menurunkan TSS dan kekeruhan dalam air, dan masih banyak lagi kegunaannya. Sebenare bukan pergantian air istilah dibudidayanya, lupa aku istilahnya, besok kalau ketemu tak komen lagi :)

      5. Yang anda maksud itu kepermukaan secara singkat atau menggantung di permukaan air? Kalau cuma naik secara singkat itu karena ikan lele memiliki aborescent (bener g y nulisnya?:) yang dapat memnyebabkan lele mampu mengambil oksigen dari udara bebas (kayak paru-paru gitu sifatnya) dan gerakan yang naek cepat kepermukaan terus turun itu adalah NORMAL. Beda lagi kalau ikannya menggantung dipermukaan lele, itu tandanya ikannya stress, entah karena airnya, karena penyakit atau yang lainnya.

      6. Kalau untuk yang ini pernahkan anda makan ikan bandeng yang dipeliharan ditambak dan di karamba jaring apung? Jika sudah anda akan bisa menjawab pertanyaan ini, dan itu tidak disebabkan oleh terpal lho :)

      dari sedikit komen anda diatas saya bisa sedikit berasumsi bahwa anda pernah budidaya lele di kolam terpal tanpa membaca atau mengetahui ilmu yang benar tentang kolam terpal :) Kalau kita sudah tidak salah berarti kita sudah bukan manusia, jadi selama kita salah, kita masih manusia kan :). Maaf saya bukan berusaha mendebat apa yang anda sampaikan, hanya sedikit menyampaikan apa yang saya tahu, ilmu anda mungkin lebih tinggi dari saya jadi maaf jika ada yang salah. Saran saya bacalah jurnal-jurnal perikanan, bukan hanya membaca artikel web atau blog yang kadang g jelas dimana mencomot artikel tersebut. Dan kalau boleh jujur, saya agak terganggu dengan judul artikel anda yang provokatif, but nice post :)
      Terimakasih

      Delete
    3. kita gunakan pendapat masing2 saja. . .lagian saya sudah ganti profesi,,

      Delete
    4. Maaf agung budi,..mungkin saudara orang yang mudah putus aja dan tidak jeli dalam berwirausaha,...

      Delete
    5. cendoel d'amore modherlandApril 21, 2013 at 6:53 AM

      boleh ikutan gabung, mas,mb.
      q sih lg pembelajaran soal budidaya ikan lele,
      yang saya tanyakan apa ada pengarusnya jg kolam di aliri air terus ???
      mungkin ini ndlu pertanyaan dari saya,
      saya tunggu masukannnya.

      Delete
    6. setuju saya sama pendapat mas cendoel.... saya baru saja nyoba pembesaran lele (sekitar 2 bulan) ya memang inti semua harus dipelihara (maksudnya pemeliharaan memakai ilmu) maju terus beri kita spirit mas cendoel... makasih atas saran dan masukan sangat bermanfaat..

      Delete
  11. WAH MULAI ADA YANG ESMOSI??? ...BEDA PENDAPAT WAJAR COIII...... SAMA2 BELAJAR.... TETAP PAKAI KATA2 YANG SANTUN ...

    ReplyDelete
  12. skedar berbagi tips... MEMELIHARA IKAN SAMA DENGAN MEMELIHARA AIR.
    untuk mempertahankan kualitas air dalam kolam terpal :
    1. sebelum ditebar benih, air kolam di pupuk (pakai pupuk kandang dimasukkan karung beras berpori2(glangsi) >> di taruh / rendam dalam air. tujuannya supaya chlorella sp (plankton hijau) terangsang tumbuh.
    2. kolam dibuat ditempat yang terik matahari bisa lama menyinari >>> akan tumbuh chlorella sp (plankton hijau) sebagai stabilisator kualitas air.(ada pendapat yang bilang plankton hijau juga bisa berfungsi sebagai antibiotik alami - buktinya klo ikan lecet2 dimasukkkan kolam ber plnkton bisa cpt pulih lukanya). Jangan bikin kolam ditempat teduh kecuali siap sirkulasi / ganti air terus menerus.
    3. aplikasikan probiotik / bakteri pengurai. kotoran ikan dan sisa pakan menjadi sumber penyebab air cepat rusak (bau busuk). probiotik dapat mencegah proses terjadinya amoniak (bau busuk).

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah persis seperti praktek saya mas,,persis sekali,,

      kalau pas di media tanah saya pake kotoran sapi yang sudah kering trus ada beberapa tambahan (ga tau kakak saya)...lha kalau yang di terpal saya tidak pakai sprti yg diatas karena tidak bisa mengendap kalau di terpal,,,

      Ow iya kalau bikin kolam saya juga di tempat panas biar ikan cepet gede plus air di terpal tidak cepat bau busuk,,apalagi kalau musim ujan beehhhh cepet bacin (bau busuk beda dengan kotor) memang kalau di terpal cepat bau karena kotoran dan sisa pakan tidak mengendap di tanah..mungkin penambahan prebiotik amoniak bisa sebagai tips,, thanks

      Delete
  13. MAAF ... TIPS MEMELIHARA KUALITAS AIR YANG DIATAS BUKAN MAKSUD MENGGURUI TEMN2... tp itu dikit kenangan yang sy ingat waktu praktek di smk perikanan suboh situbondo ... smk bisa !

    ReplyDelete
  14. saya baru mau mulai nih (pemula gitu...) tapi saya pengen nyoba kolam terpal, kalau so banyak untung terpalnya nanti ganti dengan tembok.....pengalaman 20 tahun yang lalu untungnya buanyak....tp dulu pake kolam tanah, pakannya buat sendiri...
    mohon doa restunya teman2 minggu depan saya mo mengajarkan keterampilan memelihara ikan buat orang2 yg belum beruntung.
    terimakasih banyak comentnya sangat membantu buat masukan saya...

    ReplyDelete
  15. saya baru mau mulai nih (pemula gitu...) tapi saya pengen nyoba kolam terpal, kalau so banyak untung terpalnya nanti ganti dengan tembok.....pengalaman 20 tahun yang lalu untungnya buanyak....tp dulu pake kolam tanah, pakannya buat sendiri...
    mohon doa restunya teman2 minggu depan saya mo mengajarkan keterampilan memelihara ikan buat orang2 yg belum beruntung.
    terimakasih banyak comentnya sangat membantu buat masukan saya...

    ReplyDelete
  16. terima kasih info dan comentnya sangat membantu....
    saya mau mencoba yang kolam terpal dulu, kalau banyak untung terpalnya ganti dengan tembok..
    pengalaman 23 tahun yang lalu menguntungkan budidaya ikan tapi dulu di kolam tanah, maklum modalnya cuma dikit, dulu saya ada tiga kolam isinya cuma 55 ribu ekor saja tapi untungnya luar biasa, pakanya cuma buat sendiri dan ditambah pakan alami saja.pakan dari toko cuma pakai 1 minggu...
    itu dulu!!!
    sekarang sdh ada pengetahuan dan keterampilan untuk perhitungan pembuatan pakan dan pemijahan...
    jadi menarik...
    mohon doa restunya bagi para master pembudidaya ikan, minggu depan saya mau mengajar keterampilan budidaya ikan nila buat saudara2 kita yang belum beruntung...

    ReplyDelete
    Replies
    1. gan masalah pakannya pake apa aja gan, tolong infonya gan, thx

      Delete
  17. ane cuma mau sedikit jawab gan..ane pliara gurameh dikolam tanah..kalo menurut ane kolam tanah dan terpal/tembok sama bagusnya..tapi ane saranin terpal aja gan..tp kita mesti rajin buat sifon kotoran ikan didasar kolam gan..min 1 bulan skali..jd gak usah ganti air byk byk gan..cukup sedot kotoran ikannya aja yg didasar kolam terpal..sebelum dipakai terpal dicuci dl gan pake air buat buang kandungan kimianya..kalo mau hemat air bisa pake sitem sirkulasi air yank..jd air yg dibuang dikembaliin ke kolam lg tapi sebelum masuk kolam lg air difilter dl gan..kolam terpal/tembok ibarat aquarium dg ukuran besar gan

    ReplyDelete
  18. ini gan ane kasih blog yg konsen di kolam terpal..monggo
    http://ikankolamterpal.blogspot.com/

    ReplyDelete
  19. Mantap artikelnya masta...saaangat membantu...sukses selalu ya amin

    ReplyDelete
  20. Manteb juga agan-agan ngomentnya...semuanya bagus-bagus bwt jd juragan lele/gurame /nila,
    Mo nambahin sedikit aja, sy dulu pernah ternak ikan pake terpal...tapi ikannya ikan mas...memang benar ikannya lambat besar...namun kalau dipelajari ..ternak ikan mas harus lebih intensif ketimbang ikan nila ato ikan lele...

    Pada dasarnya ikan lele dapat diternak menggunakan terpal..hanya trik yang harus diperhatikan adalah memberikan tanah didasar kolam terpal tersebut..sebagai media penambahan unsur pakan lele yang nantinya akan dilumutkan...(sebelum ditebar lele...tanah tersebut dilumutkan terlebih dahulu...dengan diberi pupuk orea/seperti menanam padi..setelah 1 minggu kemudian baru diisi air dan diberi lele)..smoga bermanfaat...

    ReplyDelete
  21. saya punya teras nganggur tetapi dapat sinar matahari cuma sebentar di pagi hari,pertanyaan saya baik tidak jika saya coba untuk pelihara lele
    pakai kolam terpal ? mohon tanggapannya.Terima kasih

    ReplyDelete
  22. Saya mulai beternak lele sejak dec 2012 dgn kakak saya. Pertama di buat di empang tanah, pakai terpal, karena saya takut lele nya bisa hilang dan susak kontrolnya utk sortir krn berat utk mengeringkan empang yg cukup luas, lagian banyak predator nya seperti sero dan biawak. Karena kakak saya masih belajar, bibit ukuran 5-7 sebanyak 500 ekor, 80% nya mati, dan 2 minggu setelah nya beli 250 ekor mati 60%nya dng berbagai macam sebab, pertama karena wadah utk bibitnya terlalu kecil, air nya cepat berbau, kedua karena hujan sehingga air dalam kolam terpal di empang bercampur tanah, dan lain lain sebab karena kakak saya benar benar buta masalah air sama sekali. Setelah itu, sekitar 200 ekor ikan yang sisa akhirnya berhasil tumbuh di empang terpal dengan memasukkan air dari saluran agar tdk berbau dan tersedia oksigen, ikan nya sehat nggak ada yang mati sampai besar dan hampir panen. Disebabkan karena banyak predator di empang, selain hewan dan manusia, saya putuskan memindahkan kolam nya ke halaman di belakang rumah yg bisa dibuat 3vkolam terpal ukuran 2x2. Masalah air bau, karena feces ikan dan ammonia sudah mudah teratasi dengan penggunaan bakteri EM4/probiotik 7. Selain itu saya juga menggunakan pompa dan sirkulasi, filter kapas dan filter biologis batu batu karang dan filter kimia zeolit utk menyaring fecess dan NH3. Yang masih belum berhasil sampai saat ini adalah membuat kolam jadi hijau (chlorella), meskipun saya sudah pernah pakai kotoran sapi, dan pernah pakai pupuk cair hiegienis, dan bbrp produk starter plankton. Mungkin nggak sabar nunggu kolam nya jadi hijau dulu, karena buru buru saya isi ikan langsung. Bbrp referensi mengatakan harus nunggu sampai 3 minggu, dan yang lain di bbrp produk bilang hanya cukup 4 hari. Saya mungkin mulai mengerti, bahwa produk produk itu hanya menyediakan makanan buat chlorella, tapi bibit chlorella nya tetap harus diambil dari kolam yang sudah hijau. Jika tidak, pasti kelamaan nunggu kolamnya hijau

    ReplyDelete
  23. Namanya usaha, apalagi dari pemula menjadi mahir, perlu keuletan, selalu belajar, dan kesabaran. Mana mungkin semuanya didapat secara instant, perlu proses bbrp kali. Dibalik kesulitan pasti ada kemudahan. Kalau semuanya instant dan mudah, semua orang akan jadi pembudidaya lele, dan harga lele tentunya bisa jadi murah. Pembudi daya lele yang sudah berhasil juga sangat banyak. Nggak mungkin mereka bohong. Kalau tidak, nggak mungkin ada ikan lele mudah didapat dipasar, pasti ada pemasok nya, dan tentunya ada pembudidayanya. Kalau kita tanya ke pembudidaya yang sukses, mereka juga mengalami jatuh bangun yang tidak hanya sekali, tapi berkali kali, mungkin puluhan atau ratusan kali. Saya juga termasuk yang sedang mencoba lele sejak des 2013 kemaren melalui tangan kakak saya yang ternyata tidak mengerti apa apa tentang air kolam, padahal sudah beli banyak buku. Tapi saya senyum saja, karena usaha bagaimanapun pasti ada proses, banyak sekali lesson learning yang didapat satu persatu, seperti usaha kebun, usaha perdagangan yang juga paralel saya geluti selain saya bekerja sebagai karyawan.

    ReplyDelete
  24. wah makasih sekali sarannya mas, tapi saya belum pernah tahu kalau lele sebagai ikan air tawar dikasih garam.

    ReplyDelete
  25. budidaya lele dg terpal atau apapun, yg perlu diperhatikan adalah sifat alami dr lele nya sendiri. semua media yg dibutuhkan lele harus dipenuhi. jng terfokus dg terpalnya, tp pd kebutuhan nutrisi lelenya. bnyk yg bilang usaha lele pada gagal. bukan salah usahanya, tp PENGUSAHANYA yg mm ga paham. bkn cuma lele, semua jenis usaha ya begitu. mau lele / udang/ buaya/ hiu/ kudanil skalipun, kalau ga paham ya gagal. tetangga sy kaya raya dari usaha lele. usaha turunannya dr lele jg banyak. bnyk teorinya yg perlu dipahami, dr buku/internet banyak. ada lele konvensional, organik, probiotik, probiotik organik. ikuti yg sudah berpengalaman. jangan ikut org gagal dan nyalahin usahanya. teorinya dulu, baru praktek sedikit2. sabar dan berdo'a. itulah pengusaha. yg cuman ikut2an, gobras gabrus, silahkan panen gagal. SEKALI LAGI... APAPUN USAHANYA PAHAMI BETUL SEBELUM PRAKTEK.

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya juga baru 2 bulan pembesaran lele, salut... nyimak...\

      Delete
  26. Keren. Walaupun ada perbedaannye tpi saya bisa mengerti (y)

    ReplyDelete
  27. paksaya maunanya dengan luaskolamterpalnya 3x4m berapa idealnya bibit yang akan kita masukan ?

    ReplyDelete
  28. kalau ditambak air payaw bisa hidup gak ya?

    ReplyDelete
  29. ikutan nanya dong saya punya 2 kolam terpal dengan ukuran 5X3 meter yang jadi masalah air sering bau, tolong bagaimana solusinya agar air tdk cepat bau trimakasih.........

    ReplyDelete
  30. Gimana kalo kolam terpalnya gak di pupuk dulu, langsung di air dari sumur, bisa gak?

    ReplyDelete
  31. wah wah waaaah.... rame tenan iki.
    pada ngomong opo keo kabeeh...?? hkhkhk

    ReplyDelete
  32. mantap dan sangat menginspirasi posting dr agan agan :)
    salam entepreneur !

    ReplyDelete
  33. semuanya pada bener dan bagus2 comentnya..cuman yang cara yang tepat untuk mengurasi keterlambatan dalam pembesaran adalah kita harus rutin mengecek kadar air, jika kotor tapi tidak bau tidak masalah untuk tidak diganti airnya tapi jika sudah kotor dan bau itu wajib untuk ganti airnya...dan yang paling penting kita dituntut untuk sering menyortir ikan agar pembesarannya rata semua minimal ikan yang seukuran ibu jari kaki sudah bisa dipindahkan ke kolam yang lain....jadi kanibalisasi antar sesama berkurang hehehehe... Insya Allah hasil yang didapat rata dan untungnyapun lumayan :)

    ReplyDelete
  34. Bagi pemula khusus budidaya lele agar bisa berhasil,syarat nya cuma (satu) yaitu menjiwai. Jika itu ada di dlm diri anda insyallah yakin berhasil..jd jgn coba-coba jika hati anda blm yakin.. ;)

    ReplyDelete
  35. saya masih pemula tp insya Alloh ga gagal dalam menangani kolam terpal walaupun di lahan yg kecil skali pun gan,. coba mampir ke youtube cari "Kolam Terpal Jambi" kita bisa tukar pendapat di sana :)

    ReplyDelete
  36. saya masih pemula tp insya Alloh ga gagal dalam menangani kolam terpal walaupun di lahan yg kecil skali pun gan,. coba mampir ke youtube cari "Kolam Terpal Jambi" kita bisa tukar pendapat di sana :)

    ReplyDelete
  37. Aslmkum,..
    maaf saya msih pemula, tp walau pemula sya berhasil mengatsi ikan lele saya di kolam terpal dengan lahan yg sempit sampai panen dengan mengGALI ilmu di internet & kawan2 yg uda brpengalaman (yg berhasil di daerah saya), dengan bibit 5000 saya bisa menghasilkan 4 ton ikan lele dalam 3,5 bulan total pengeluaran pakan & kolam terpal lumayan hanya 26 juta yg sekarang harga lele 16000/kg.
    sekarang saya nambah kolam lagi & mohon doa restunya ya gan :)

    oh ya, saya ada masukin video kolam jelek saya di youtube "kolam terpal jambi" mampir ya gan ;)


    Semangat !!!

    ReplyDelete

Recent Post no Thumbnail by Tutorial Blogspot
 
Support : Author | DMCA | MASKOLIS
Copyright © 2013. MemBuaT.info - All Rights Reserved
Budidaya ikan lele di kolam terpal Gimana ya?? pikir 24 jam | RSS